Make your own free website on Tripod.com
Website Title
 
Website Title

Mengenal Spam

Salah satu kegiatan negatif yang menjadi trend di internet saat ini adalah spamming. Spam sangat dibenci oleh pengguna internet terutama yang sering menggunakan e-mail. Melalui tulisan ini kami akan sajikan mengenai apa itu spam, bahaya dan juga aspek-aspek lainnya.

Apa itu spam?

Spam adalah suatu e-mail yang membawa pesan-pesan yang sifatnya komersial (bisa menjual jasa, barang atau menawarkan sesuatu hal yang menarik). Ini bisa Anda analogikan sebagai suatu junk e-mail yang masuk ke dalam mailbox Anda. Parahnya bahwa spam sering kali tidak membawa pesan yang penting bagi Anda, justru sebaliknya malah membuat Anda semakin kesulitan membedakan mana e-mail yang seharusnya lebih penting buat Anda.

Berikut ini adalah tipikal isi dari e-mail spam yang biasanya sering dijumpai.

  • Spam yang menawarkan produk obat-obatan atau kesehatan. Misalnya saja ada e-mail yang menawarkan obat untuk memperbesar salah satu bagian dari tubuh Anda, atau juga obat yang diklaim mampu untuk menurunkan berat badan secara drastis.
  • Spam yang menawarkan cara agar bisa menjadi kaya dengan cepat.
  • Spam yang menawarkan jasa atau produk keuangan, seperti penawaran peminjaman dana atau juga cara untuk mengurangi tagihan.
  • Spam yang menawarkan jasa pendidikan seperti beasiswa universitas atau mendapatkan gelar dengan biaya tertentu.
  • Spam yang menawarkan jasa online gambling.
  • Spam yang menawarkan diskon terhadap suatu produk tertentu atau juga ada yang menawarkan software bajakan.

Spam seringkali pintar dan seolah-olah tampak seperti suatu e-mail personal dengan subject yang normal seperti "Sorry about yesterday", "Your account renewal now due" dan lain sebagainya.

Kenapa orang mengirimkan spam?

Orang mengirim spam karena mereka yakin kegiatan itu bisa menguntungkan mereka secara finansial. Seorang spammer bisa mengirimkan ribuan e-mail dalam waktu singkat dan dengan biaya yang sangat murah. Bahkan jika mereka bisa membajak komputer orang lain untuk mengirimkan e-mail spam, maka biayanya bisa lebih murah lagi.

Apakah spam benar-benar merupakan masalah?

Spam memang tidak mengancam atau merusak data Anda seperti yang dilakukan virus, tetapi spam bisa merusak bisnis Anda. Berikut ini efek-efek dari spam.

  • Spam bisa membuang waktu percuma staff Anda. Pengguna yang tidak menggunakan program anti-spam bisa menghabiskan waktu yang tidak sedikit untuk menghapus e-mail spam pada mailbox mereka.
  • Pengguna bisa saja justru menghapus e-mail yang penting karena memang antara e-mail yang penting dan e-mail spam susah untuk dibedakan.
  • Spam, seperti halnya hoax dan virus e-mail mengganggu bandwidth jaringan Anda dan juga terkadang mengganggu database Anda.
  • Spammer seringkali menggunakan komputer orang lain yang sudah dibajak untuk mengirimkan spam.

Hijacking

Spammer seringkali membajak komputer orang lain untuk mengirimkan e-mail spam. Pemilik komputer yang dibajak tidak sadar kalo komputernya digunakan untuk membombardir e-mail orang lain dengan spam. Spammer biasanya berhati-hati dalam membajak komputer orang lain sehingga membuat dirinya semakin sulit terlacak. Perusahaan dimana tempat komputer yang dibajak tadi biasanya akan mendapat komplain dari si penerima spam dan ini bisa membuat nama perusahaan tersebut jelek dan reputasinya bisa jatuh.

Spammer tahu ketika Anda sedang membaca e-mail spam

Spammer saat ini sudah semakin pintar dan jeli. Mereka ingin mengetahui siapa saja yang menerima e-mail spam dan siapa yang tidak. Ini dapat mereka gunakan untuk menentukan kegiatan spam berikutnya bagi si spammer.

Bahkan jika Anda tidak me-reply spam, spammer selalu tahu bahwa Anda sudah menerimanya, beberapa contohnya adalah melalui cara berikut ini.

  • Jika e-mail client Anda ada fasilitas preview e-mail dan Anda menggunakannya, maka si spammer akan tahu bahwa e-mail Anda aktif.
  • Jika Anda mengklik bagian pada e-mail spam yang seolah-olah adalah untuk unsubscribe maka si spammer akan tahu juga bahwa e-mail Anda aktif dan Anda akan terus menerima spam berikutnya.

Spammer dapat meng-include-kan suatu "web bug" pada e-mail spam dan di dalamnya bisa berisi suatu link yang akan terkoneksi ke situsnya si spammer ketika e-mail spam ini dibaca atau di-preview.

Oleh
Pratiwi Mileniawati
E-mail : pratiwi.mileniawati@gmail.com

Kembali ke halaman awal artikel keamanan internet

 

 

 

Useful links

Anti-Phishing Working Group
Internet Security Information
Artikel Internet
Artikel Keuangan